jurnal 10-03
Air mata ini tersimpan abadi di pelupuk mata
Sampai kapanpun kita tidak akan berhenti berpikir tentangmu
Wanita yang paling aku sayangi, yang paling ku kasihi
Dia yang membuatku patah hati berkali-kali,
juga yang membuatku jatuh cinta berulang-ulang
Hari-hari terberatku adalah saat berjuang untuk hidup tanpamu;
untuk hidup tanpa tawamu, peluk dan hadirmu disisiku;
tanpa hembus nafasmu
Sampai berapa lama waktuku untuk menawarkan semua rasa,
sehingga sama seperti deru ombak yang hilang dipesisir pantai
Menghabiskan waktu seluruh hidup untuk belajar bernafas tanpamu