Aku Tidak akan Menangis di Sini

Aku tidak akan menangis di sini,

walaupun sayap-sayapku dipatahkan secara serampangan,
diserakan ke dalam lumpur praduga dengan caci maki dan jeritan yang mengoyak telinga. Lemparkan semua sampah itu ke mukaku, bahkan apa yang tidak aku lakukan, tuduhkan semua itu, tapi aku tidak akan menangis di sini.

Saat mantra-mantra pengikat jiwa dibacakan, juga sihir-sihir pelepas raga yang membuat hati menjerti, berharap aku menyerah dan melepas pasi-pasir harapan yang ku genggam sejak lama, hanya agar aku bisa berdiri memandang mentari sore seorang diri. Tapi aku tidak akan menangis di sini.

Seruan kelabang malam mencabik kulit, menusuk dalam ke sukma, menguburku ke dalam kubur ke tujuh, berharap aku tunduk pada maut. Walaupun tenagaku hampir habis, aku tidak akan menangis di sini.

Ku kumpulkan tetesan embun di dalam sunyi, menatap masa depan yang entah seperti apa bentuknya, mencari sso yang bisa aku tumpahkan pedih ini bersamanya, menjerit bersamanya, tanpa perlu takut untuk dicurigai, tanpa perlu takut diragukan, karena aku tahu orang itu akanĀ  mempercayai aku sepenuhnya, tapi tidak di sini, tidak di sini aku menangis.

1 Comment »

  1. ribz-kaz Said,

    February 24, 2009 @ 3:27 am

    Thanks :)

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment